Catatan Harian

Tepis Rasa Takut Itu!

Tak hanya aku, mungkin juga kalian. Setiap orang pasti ingin menjadi yang lebih baik. Karena tak ada seorang muslim atau muslimah yang berharap meninggalnya dalam keadaan Su’ul Khatimah.

Hijrah hanyalah sebuah jembatan untuk kita meraih kebahagiaan yang hakiki dan merasakan manisnya iman. Meski kadang tak semua orang bisa tetap bertahan dengan jalan ini. Karena memang untuk bisa istiqomah di jalan-Nya tak semudah membalikkan telapak tangan.

Setiap orang pasti akan menemuni tantangan tersendiri dalam perjalanan hijrahnya, seperti aku yang tengah mencoba meneguhkan hati dalam jalan ini. Hampir setiap hari aku selalu menata niatku untuk berhijrah, agar tetap lurus karena-Nya. Namun rasa ragu dan takut itu tiba-tiba saja hadir dan menghantuiku.

Yaa, jangan takut untuk berhijrah. Sejatinya hijrah itu yang terpenting kemauannya, niatnya. Bukan menunggu hidayah. Karena hidayah itu datang, setelah kita menjemputnya. Bnyak di antara kita, mungkin aku salah satu di antaranya. Ketika ditanya kenapa belum juga berhijrah? Lebih banyak mereka menjawab, belum mendapatkan hidayah atau masih menunggu hidayah.

Sekali lagi, yang aku pahami hidayah itu dijemput bukan ditunggu. Terkadang hidayah itu telah datang di depan mana kita, hanya karena hati kita terlalu keras sehingga hidayah itu hanya bertamu tanpa singgah. Sungguh betapa ruginya diri ini, yang tak pernah peka dengan lembutnya hidayah dari Sang Maha Cinta.

Ada dua hal penting dalam proses hijrah ini yang harus dipahami. Pertama, ikhtiar kita untuk menjadi lebih baik. Dan yang kedua, adalah sebuah proses yang tidak bisa dikrontrol, karena ini datangnya dari Allah. Hanya Dial ah yang mampu menggerakkannya. Yakni, kelembutan hati kita untuk menerima hidayah yang datang.

Yaa, jangan takut berhijrah. Karena Allah tidak akan pernah memberi kabar kepada hamba-Nya, kapan harus berhijrah? Jika memang berniat untuk hijrah, maka jangan pernah takut terasingkan dari kehidupan yang selama ini memberikan kenyamanan pada kita. Karena janji Allah itu pasti. Allah akan memberikan rahmat-Nya yang luar biasa, kepada setiap hamba-Nya yang berhijrah di jalan-Nya. Allah pun sudah menjamin rasa nyaman yang kita tinggalkan di dunia ini, akan digantikan dengan yang lebih baik di akhirat kelak. Yakni, jannah-Nya.

“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363). Yaa, jika memang niat berhijrah karena Allah, maka seharunya tidak ada keraguan sedikit pun dalam hati ini. Buang semua rasa takut itu, dan tidak ada kata tapi!

“Astagfirullahaladzim…”

 

Sidoarjo, 27 Mei 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *