Catatan Harian

Semoga Kau Bahagia Selalu

Ini bukan hanya tentang aku, atau tentang kamu. Banyak hal yang harus mereka tahu, di balik sikap yang tak mampu dimengerti oleh semua orang. Entah apa yang terjadi padamu, aku pun tak memahaminya. Namun, kenapa seisi dunia ini seakan menolak kehadiranmu? Padahal yang aku tahu, kau sama sekali tak bersalah atas yang mereka tuduhkan.

Bahkan tak jarang, mereka memandangku sinis dengan tatapan penuh tanya, seakan ingin menerkam.

Batinku, ahh.. mereka ini bisa-bisa saja, apa yang mereka lihat belum tentu itu yang sebenarnya.

Aku selalu berpikir positif tentangmu, meski kerap kali kau membohongiku. Aku tahu, tapi aku pura-pura tak tahu. Kenapa aku pun harus menjadi orang lain dan memakai topeng kehobongan? Ahh, kamu salah paham lagi kan. Aku melakukannya hanya untuk menjaga perasaanmu, agar kau tak merasa sendirian.

Hebatnya, kau tak sama sekali memedulikan tentang diriku, tentang upayaku dan hatiku. Kau begitu tega menghempaskan dan membuatnya hancur. Hingga aku benar-benar terpuruk dan merasa menjadi orang paling bodoh telah mempercayaimu waktu itu.

Tenang saja, aku bukan tipe orang pendendam yang haus akan dibayar tuntasnya sebuah karma. Perlahan, waktu telah mengajarkanku untuk mengikhlaskan, setiap kejadian buruk yang pernah hadir sebagai masa lalu. Dan, semoga kau bahagia selalu. Cukup sederhana bukan doaku?

 

Sidoarjo, 12 September 2019

Ayumungil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *