Catatan Harian

Terima Kasih, Masa Laluku

Malam ini, ingatanku kembali menembus jutaan miliar waktu yang telah kulalui. Satu demi satu, puing-puing itu mengisi puzzle kosong dalam anganku. Mereka yang telah aku lupakan, kini guratan wajahnya mulai tertangkap oleh relungku. Hal-hal yang telah lama kutinggalkan pun, kembali terbayang dalam ingatanku.

Jika ada yang bertanya, apa yang bisa menjadikanku seperti sekarang? Maka dengan lantang aku menjawab, “Masa laluku!”

Sadar atau tidak, tapi inilah faktanya. Apa yang terjadi padamu 10 tahun yang akan datang, adalah apa yang kamu kerjakan hari ini. Seperti apa kesehatanmu 10 tahun mendatang, bergantung dari makananmu hari ini. Dan menjadi apa kau di 10 tahun selanjutnya, adalah berkat doamu hari ini.

Tidak percaya? Aku sudah membuktikannya! Jangan dikira, setiap kau menengadah dan meminta tak pernah didengar. Karena Tuhan akan memberikan apa yang kamu butuhkan, bukan yang kau inginkan. Dan Tuhan tak pernah salah, karena DIA pasti akan mengabulkan doamu di waktu yang tepat.

Aku telah menyadarinya, setelah apa yang terjadi pada diriku beberapa tahun ini. Siapa sangka, aku yang hanya seorang anak tukang tambal ban bisa menjadi seperti sekarang. Semua itu karena apa? Karena yang telah terjadi di masa lalu. Aku hari ini, adalah aku bersama doa-doaku dari masa lalu.

Sekali lagi, jangan pernah membenci masa lalumu. Seburuk apapun dia, dia tetaplah bagian dari hidupmu. Berkatnya, kamu bisa menjadi seperti sekarang. Dan malam ini, aku berterima kasih pada masa laluku.

 

Sidoarjo, 13 September 2019

Ayumungil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *