Catatan Harian

Rindu

Sebuah rasa yang tak mampu aku ungkapkan. Gumpalan partikel yang selalu menguap, mengharu biru dalam senyawa yang kau hirup. Seperti itulah rindu yang aku punya untukmu. Aku tak mampu lagi melukiskannya pada kanvas putih itu. Bahkan ketika kulepas pun, ia selalu saja kembali pulang hanya untuk menambah kadarnya. Kenapa kau securang ini? Kita tak pernah sekalipun bersua kan, tapi kenapa bisa rindu sedalam ini?

Logika ini tak mampu menalar, setiap rasa yang mengalir. Ia berdesir begitu hebat dalam darahku. Kau dan aku, sedekat urat nadi walau tak pernah bertemu. Jaga dirimu selalu..

 

Sidoarjo, 19 September 2019

Ayumungil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *